Leave a comment

Lerak Sudah Mendidih : Mainichi Shimbun, Japan’s National Daily Since 1922 – Haiku in English, Today

Ary Amhir menulis: “Selama ini kuat tertanam anggapan bahwa sabun yang baik itu banyak busanya. Padahal banyak sedikitnya busa bergantung pada permainan zat kimia. Sabun yang baik yang tidak membuat kulit alergi, mampu mengikat kotoran dengan cepat, dan tidak mencemari lingkungan. Ketiga faktor ini dimiliki oleh lerak. Tak hanya mencuci pakaian batik tetapi baju warna putih juga. Bahkan perangkat makan, dan mengepel lantai.”

 

Ken Sawitri_Mainichi Shimbun_01_soup nuts

Ken Sawitri (Indonesia) Published for the 1st time Haiku in English, The Mainichi, Japan’s National Daily Since 1922, on August 23rd, 2013 Selected by Master Isamu Hashimoto

 

Soap nuts are the dried fruit of the Chinese Soapberry Tree (Sapindus mukorossi), harvested in Indian and Indonesian jungles. In Java (Indonesia), soap nuts traditionally used for washing the ‘batik tulis‘ (literally: handwritten batik) clothes.

Othervisions

Megu-san bercerita ketikan menginap di Japanese House, Sanur, dia melihat kawannya mencuci menggunakan buah lerak. “Dia hanya memasukkan sebutir lerak untuh ke dalam ember berisi air, lalu merendam lerak itu bersama pakaian kotor. Beberapa waktu kemudian dia mencuci dan membilas pakaiannya.”

lerak atau klerek si pengikat kotoran lerak atau klerek si pengikat kotoran

Megu tentu saja kagum. Menurutnya hal seperti ini tak pernah dijumpainya di kampungnya, Kyoto, sana. Tapi hal ini mirip dialaminya ketika singgah di India dan Nepal sepuluh tahun lalu.

Megu yang mau ‘meguru’ apa saja ini lalu kuajak membuat sabun berbahan dasar buah lerak atau klerek (bahasa Jawa). Kebetulan masa memindahkan bibit ke calon kebun sayur kami hampir tuntas. Mulanya, kuajak dia ke toko untuk membeli buah lerak. Ternyata lerak di toko dijual super mahal, Rp.15.000 untuk 10 butir. Sudah mirip suvenir rupanya lerak di Munduk ini. Tak berputus asa, kami pun menuju pasar. Kami membeli lerak-lerak yang dijual Made Sani. Harganya seperlima…

View original post 365 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: